JPPOS .ID || BENGKULU BENGKULU TENGAH – Bupati Bengkulu Tengah Drs. Rachmat Riyanto, S.T., M.AP., mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) meningkatkan capaian Monitoring Center for Prevention (MCSP) serta mempercepat penyelesaian Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan (TLHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin rapat pembahasan MCSP dan TLHP BPK di Ruang Rapat Bupati Bengkulu Tengah, Selasa (27/10/2026).
Rapat tersebut turut dihadiri Inspektur Daerah Welldo Kurniyanto, S.E., M.M., CGCAE., CFrA., Asisten Bidang Administrasi Umum Dr. Apileslipi, S.Kom., M.Si., CHRM., serta kepala OPD atau perwakilan.
Dalam pembahasan MCSP, Bupati Rachmat Riyanto menekankan pentingnya komitmen dan keterlibatan aktif seluruh OPD dalam meningkatkan capaian penilaian pencegahan korupsi. Ia menyebutkan, capaian MCSP Kabupaten Bengkulu Tengah pada 2025 berada di angka 81 persen lebih, sehingga diperlukan evaluasi dan langkah perbaikan agar hasil penilaian berikutnya dapat meningkat.
“Capaian tahun lalu harus menjadi bahan evaluasi bagi kita semua. Saya minta dan dorong seluruh OPD agar lebih fokus dan serius memenuhi indikator MCSP, sehingga pada penilaian berikutnya kita bisa memperoleh hasil yang lebih baik,” tegas Bupati.
Menurutnya, MCSP merupakan salah satu instrumen untuk mengukur upaya pemerintah daerah dalam memperkuat pencegahan korupsi melalui pemenuhan indikator pada area-area yang telah ditetapkan. Karena itu, setiap kepala OPD diminta bertanggung jawab terhadap pemenuhan dokumen dan indikator yang menjadi kewenangannya, sekaligus menggerakkan jajaran masing-masing untuk mendukung peningkatan capaian tersebut.
Heno.